Minggu, 03 Mei 2015

analisis jurnal 1jurnal pendidikan.co.id


PERAN PENDIDIKAN NON FORMAL DALAM REALISASI WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR

latar belakang
kualitas sumber daya manusia indonesia dalam menghadapi era globalisasi masih belum mampu mengantisipasinya. untuk merespon kondisi tersebut diterapkanlah salah satu upaya strategis pada bidang pendidikan, berupa program pendidikan wajib belajar pendidikan dasar. pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar tidak hanya ditempuh melalui sekolah pendidikan formal, tetapi dapat juga melalui pendidikan nonformal yaitu program kejar paket A setara SD dan kejar paket B setara SMP yang hasilnya dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk pemerintah atau pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

metode penelitian
metode ini menggunakan model pembelajaran
pola lama pendidikan berbasis pada:
  • siswa sebagai konsumen
  • performansi pembelajaran siswa secara individual
  • pengawasan birokrasi yang sentralistik
  • guru sebagai acuan dasar untuk kerja
  • pembelajaran kognitif yang padat hafalan
  • pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan yang mirip dengan proses lini produksi
pola baru pendidikan berbasisi pada:
  • siswa sebagai innovator dan pencipta
  • kerjasama dan kolaborasi dalam belajar dan performansi kelompok siswa
  • adanya saling keterkaitan dan saling ketergantungan antar siswa
  • pembelajaran yang melibatkan keseluruhan fsik dan mental, atau mengaktualisasikan semua potensi siswa secara simultan
  • lingkungan pembelajaran dirancang seperti dunia kehidupan nyata yang merangsang siswa untuk belajar dan berlatih




tujuan penelitan
jangka pendek:
secara bertahap melakukan pendataan, pemetaan penentuanpola wajar, perencanaan kebutuhan fasilitas dan perintisan implementasi menuju persiapan perancangan wajib belajar pendidikan menengah.
jangka menengah:
menciptakan kondisi nasional melalui wajib belajar pendidikan dasar untuk dapat  ditingkatkan kewajib belajar yang lebih tinggi.
jangka panjang:
menciptakan kondisi nasional agar seluruh warga negara indonesia yang berusia 13-15 taun yang telah tamat SD atau sederajat berkesempatan mengikuti pendidikan SLTP atau sederajat sampai tamat

hasil penelitian

penulis
Gitoasmoro, Soegimin. "Peran Pendidikan Nonformal Dalam Realisasi Wajib Belajar Pendidikan Dasar." Jurnal Pendidikan Dasar 6.1 (2005).AA
sumber
anonim, 1985 pendidikan luar sekolah jakarta: kelompok kerja PLS, Balitbang Dikbud
jurnal pendidikan dasar.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar